Tanjungpinang – Akses bus berukuran besar menuju Pelabuhan Kuala Riau, Pelantar II, Kota Tanjungpinang, berhasil diuji coba. Bus tersebut dapat masuk hingga keluar kawasan pelabuhan tanpa menemui rintangan maupun hambatan.

Simulasi dilakukan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelabuhan Kepri untuk memastikan kendaraan berukuran besar dapat melintas dengan aman.

Humas Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelabuhan Kepri, Aryandi, mengatakan simulasi tersebut berjalan dengan baik sekaligus menjawab isu yang sebelumnya berkembang mengenai akses bus berukuran besar menuju pelabuhan.

“Tadi BUP sudah melakukan simulasi terhadap bus yang seat-nya besar untuk uji coba masuk ke Pelabuhan Kuala Riau, Pelantar II. Alhamdulillah, simulasi itu berjalan baik. Dari masuk sampai keluar tidak ada rintangan maupun halangan,” ujar Aryandi, Jumat (19/9/2026).

Ia mengatakan simulasi tersebut sekaligus untuk menjelaskan kepada publik bahwa bus berukuran besar tetap dapat masuk ke kawasan pelabuhan. Sebelumnya, sempat muncul isu bahwa bus berukuran besar akan mengalami kendala atau tidak dapat melintas menuju kawasan tersebut.

Humas BUP PT Pelabuhan Kepri, Aryandi, saat berdiskusi mengenai akses bus menuju pelabuhan. | Foto: Redaksi/Ulf

Menurut Aryandi, wisatawan maupun sopir bus tidak perlu lagi khawatir mengenai akses kendaraan berukuran besar setelah simulasi tersebut dilakukan.

“Pelantar II siap untuk menampung wisatawan-wisatawan yang mau lewat Kuala Riau, Pelantar II, baik untuk penyeberangan ke Penyengat ataupun ke Kelong Madu Tiga,” tuturnya.

Aryandi menambahkan, PT Pelabuhan Kepri juga telah menjalin kerja sama dengan Kelong Madu Tiga untuk mendukung wisatawan yang menginap di kawasan tersebut.

“BUP juga sudah bekerja sama dengan Kelong Madu Tiga untuk wisatawan yang menginap di Kelong Madu Tiga. Jadi jangan khawatir, simulasi tersebut, baik keluar ataupun masuk, kita dampingi dan kita kawal sampai selesai,” katanya.

Ia juga mengimbau operator bus yang ingin menggunakan akses tersebut untuk berkoordinasi dengan BUP. Pendampingan dan pengawalan disiapkan bagi bus yang mengantar maupun menjemput wisatawan.

“Bagi bus yang ingin masuk, silakan berkomunikasi dengan BUP. Kami siap memberikan pendampingan dan pengawalan, baik untuk bus yang mengantar maupun menjemput wisatawan. Pengawalan akan dilakukan mulai dari Simpang Pelantar I hingga ke ujung depan Polsek Kota, sehingga perjalanan bus yang membawa wisatawan dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Aryandi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Kepri, Capt Awaludin, memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan sopir bus maupun wisatawan yang menggunakan akses Pelabuhan Kuala Riau.

“Kami memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi sopir bus maupun wisatawan yang lewat Kuala Riau, Pelantar II. Semuanya sudah terkoordinasi, baik dari sisi masuk maupun keluarnya bus. Kami pastikan aktivitas wisatawan maupun sopir bus dapat berjalan dengan aman dan baik,” ujarnya.

Supervisor Kuala Riau, Fikri, juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan simulasi tersebut. Ia memastikan keamanan dan kenyamanan tetap menjadi perhatian selama proses berlangsung.

“Kami mendukung penuh pelaksanaan simulasi ini dan bertanggung jawab atas keamanan serta kenyamanan selama proses berlangsung. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Dengan hasil simulasi tersebut, isu mengenai bus berukuran besar yang sebelumnya disebut tidak dapat melintas menuju Pelantar II terjawab melalui uji coba langsung.

BUP PT Pelabuhan Kepri memastikan akses masuk dan keluar dapat dilalui, sekaligus mendukung mobilitas wisatawan yang akan menyeberang ke Penyengat maupun menuju Kelong Madu Tiga.

(Kev)