Bintan – Puluhan sepeda motor warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Km 16, Bintan, Kepulauan Riau. Sejumlah motor bahkan mengeluarkan asap dan mengalami penurunan tenaga.
Warga menduga Pertalite yang mereka beli tercampur solar. Kondisi itu disebut membuat mesin motor bermasalah setelah digunakan.
Salah seorang warga, Hendrik, mengatakan motornya rusak setelah mengisi Pertalite di SPBU Km 16. Motor miliknya kini harus masuk bengkel.
“Kemarin kami isi, sekarang motor masuk bengkel, klepnya pada bocor,” kata Hendrik, warga Toapaya, Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurut Hendrik, kerusakan serupa dialami sejumlah rekannya. Selain mengeluarkan asap, motor mereka menjadi berat saat ditarik.
“Kawan saya di Sei Ladi juga mengalami hal yang sama,” ujarnya.
Hendrik mengatakan biaya perbaikan motor untuk sementara ditanggung sendiri. Ia berharap persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Kanit Tipiter Polres Bintan Iptu Daeng Salamun mengatakan polisi akan mengecek SPBU tersebut setelah menerima informasi mengenai kejadian itu.
“Baru dapat info ini, kita akan lakukan pengecekan,” kata Daeng Salamun.
(isk)




Tinggalkan Balasan