BUTON TENGAH – Impian masyarakat Kabupaten Buton Tengah untuk memiliki fakultas sendiri di Universitas Sembilanbelas November (USN) Kampus B kembali menemukan secercah harapan.

Di tengah kebijakan moratorium pembentukan fakultas baru di perguruan tinggi negeri, Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, S.STP., M.Si., memilih turun langsung ke Jakarta untuk memperjuangkan lahirnya Fakultas Sains dan Teknologi Maritim.

Langkah tersebut dilakukan melalui serangkaian pertemuan dengan pejabat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Anggota DPR RI asal Sulawesi Tenggara Jaelani, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, hingga audiensi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Bagi Azhari, perjuangan ini bukan sekadar menghadirkan sebuah fakultas baru, tetapi juga menyempurnakan tata kelola USN Kampus B Buton Tengah yang selama ini belum memiliki struktur manajerial yang utuh. Sejak berdiri, kampus tersebut masih dipimpin oleh seorang koordinator, jabatan yang dibentuk melalui kebijakan internal saat dirinya menjabat sebagai Rektor USN Kolaka karena belum adanya nomenklatur resmi dalam Organisasi dan Tata Kerja (OTK) universitas.

Menurut Azhari, pembentukan Fakultas Sains dan Teknologi Maritim sebenarnya telah melalui proses kajian di lingkungan Kemendiktisaintek. Hasil evaluasi menyatakan usulan tersebut layak dari sisi akademik maupun kebutuhan pengembangan wilayah. Namun, realisasinya masih menunggu pengecualian dari Menteri karena pemerintah masih memberlakukan moratorium pendirian fakultas baru di lingkungan perguruan tinggi negeri.

Dalam pertemuannya dengan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Azhari memaparkan bahwa fakultas yang diusulkan dirancang untuk mendukung pengembangan potensi maritim, ketahanan pangan, serta pemanfaatan sumber daya lokal Buton Tengah. Menurutnya, gagasan tersebut mendapat sambutan positif karena dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam memperkuat kemandirian pangan dan penguasaan teknologi.

Perjuangan itu berlanjut saat Azhari bersama Jaelani diterima langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan sejarah berdirinya USN Kampus B Buton Tengah, kondisi kelembagaan kampus saat ini, hingga urgensi pembentukan fakultas agar sistem pengelolaan kampus menjadi lebih optimal.

Azhari mengungkapkan, Menteri memberikan respons positif terhadap usulan tersebut. Menurutnya, pembentukan fakultas dinilai tidak akan menambah beban anggaran negara karena sarana dan prasarana telah tersedia, tenaga pengajar telah ada, serta mahasiswa telah menjalankan proses perkuliahan.

“Beliau menyampaikan bahwa jika fasilitas sudah siap, sumber daya manusia sudah tersedia, dan mahasiswa sudah ada, maka penyempurnaan kelembagaan melalui pembentukan fakultas merupakan langkah yang tepat,” ungkap Azhari.

Mantan Rektor USN Kolaka itu berharap perjuangan yang telah ditempuh dapat segera membuahkan hasil. Ia optimistis kehadiran Fakultas Sains dan Teknologi Maritim akan menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan tinggi di Buton Tengah sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda di daerah.

Azhari juga berharap impian tersebut dapat terwujud bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Buton Tengah. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi yang akan datang.