Ulasfakta-Buton Tengah – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah percepatan pelaksanaan visi dan misi daerah. Sebanyak 80 pejabat yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Buton Tengah di Aula Pancana, Kantor Bupati Bumi Praja Labungkari, Rabu sore (29/3/2026).Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buton Tengah, Muh. Adam Basan, S.Sos., jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.Prosesi berlangsung khidmat sekaligus menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru bagi para pejabat yang dipercaya mengisi posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan kali ini bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat efektivitas pelayanan publik dan mempercepat realisasi program pembangunan.Menurutnya, pelantikan tersebut merupakan kombinasi antara promosi jabatan, penyegaran organisasi, dan hasil evaluasi terhadap kinerja aparatur. Beberapa pejabat juga tetap dipertahankan pada posisi sebelumnya karena dinilai masih sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas program prioritas daerah.“Pelantikan ini bukan hanya seremoni administratif. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih cepat, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati.Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar bekerja dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan profesionalisme. Bupati bahkan menegaskan akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala setiap tiga bulan guna memastikan seluruh target pemerintahan dapat tercapai sesuai harapan.“Saya akan melakukan evaluasi ketat setiap tiga bulan. Saya ingin melihat sejauh mana progres kerja saudara-saudara dalam menjalankan amanah ini,” ujarnya di hadapan para pejabat yang dilantik.Tidak hanya itu, Bupati menyampaikan pesan tegas terkait integritas dan komitmen pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan kesungguhan, bukan sekadar posisi formal dalam pemerintahan.“Saya sudah menyiapkan surat pernyataan evaluasi berkala. Kalau ada yang merasa tidak sanggup menjalankan tugas ini dengan baik, silakan mengundurkan diri secara terhormat. Kita membutuhkan kerja cepat dan kerja nyata demi pelayanan masyarakat,” katanya.Bupati turut memastikan bahwa seluruh proses mutasi dan pelantikan telah melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk memperoleh Persetujuan dan Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).Selain menyoroti aspek tata kelola pemerintahan, Bupati juga menitipkan tugas khusus kepada para Camat dan Lurah untuk mengawal program prioritas daerah, khususnya penguatan konsep “Kota Santri dan Kota Pendidikan” di Kabupaten Buton Tengah.Ia meminta seluruh aparatur pemerintahan lebih aktif hadir di tengah masyarakat dan peka terhadap persoalan yang dihadapi warga di wilayah masing-masing “Kita ini pelayan masyarakat.Karena itu, bekerja harus dengan totalitas dan keikhlasan. Saya sendiri sering mengesampingkan kepentingan pribadi demi daerah ini, dan saya berharap semangat pengabdian yang sama dimiliki oleh seluruh pejabat yang hari ini dilantik,” tutupnya.Acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya tugas dan tanggung jawab baru dalam mendukung kemajuan Kabupaten Buton Tengah.
Bupati Buton Tengah Lantik 80 Pejabat, Tekankan Evaluasi Ketat dan Percepatan Kinerja Pemerintahan
Tutup



Tinggalkan Balasan