Karimun – Warga Desa Tanjung Berlian Barat sempat dibuat resah dengan beredarnya pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang menyebutkan adanya aksi begal bersenjata tajam di wilayah sekitar SMA Negeri 2 Kundur. Informasi tersebut dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi para orang tua dan pelajar.
Namun, berkat gerak cepat Pemuda Kampung Dalam bersama jajaran RT, RW, serta perangkat dusun Desa Tanjung Berlian Barat, informasi tersebut berhasil ditelusuri dan dipastikan tidak benar atau hoaks. Tim pemuda dan aparat setempat langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang disebut dalam pesan berantai tersebut serta mencari sumber awal penyebaran informasi.
Setelah melakukan penyelidikan dan pengecekan, pemuda Kampung Dalam bersama jajaran berhasil mendapatkan pelaku yang pertama kali menyebarkan berita hoaks tersebut melalui WhatsApp. Pelaku kemudian dimintai keterangan dan mengakui bahwa informasi mengenai adanya begal bersenjata tajam di wilayah SMA Negeri 2 Kundur tidak benar.
Dari hasil penelusuran di lapangan Yang Dilakukan Oleh Pemuda Ilham Hariadi Dan Kawan-kawan , tidak ditemukan adanya kejadian begal maupun laporan resmi terkait aksi kriminal bersenjata tajam di sekitar SMA Negeri 2 Kundur. Warga sekitar dan pihak terkait juga memastikan situasi dalam keadaan aman dan kondusif.
Ketua Pemuda Kampung Dalam Joko Prasetiya S.Sos menyampaikan bahwa masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial maupun WhatsApp. Ia juga mengimbau agar warga melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Selain itu, pihak yang menyebarkan kabar tersebut telah memberikan klarifikasi melalui sebuah video permintaan maaf di Kapolsek Kundur Utara Dalam video tersebut, pelaku mengakui bahwa informasi yang disebarkan adalah hoaks dan meminta maaf kepada masyarakat Desa Tanjung Berlian Barat serta pihak SMA Negeri 2 Kundur atas keresahan yang terjadi.
Kepala Dusun 2 Desa Tanjung Berlian Barat Ikhzwan mengatakan Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan berita yang belum terverifikasi. Dengan adanya kerja sama antara pemuda, RT/RW, dan perangkat desa, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Tanjung Berlian Barat tetap dapat terjaga dengan baik



Tinggalkan Balasan