Tanjungpinang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet pencak silat Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) setelah berhasil meraih dua medali emas dalam kejuaraan pencak silat internasional yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari enam negara.
Capaian tersebut sekaligus mengharumkan nama kampus dan Provinsi Kepulauan Riau di kancah olahraga internasional, di tengah keterbatasan fasilitas dan dukungan pendanaan yang masih menjadi tantangan bagi para atlet.
Pelatih bersertifikat internasional Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat UMRAH, Abdillah Sabri, mengatakan dalam kejuaraan tersebut pihaknya mengirimkan dua tim berbeda.
“Yang ikut ada 6 tim dari Indonesia, 2 Tim saya bawa langsung termasuk dari Universitas Maritim Raja Ali Haji dengan delapan atlet dan Perguruan Ciungwanara dengan satu atlet,” ujar Sabri, Kamis (4/6/2026).
Dari delapan atlet UMRAH yang diturunkan, kontingen berhasil membawa pulang dua medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu. Sementara satu atlet dari Perguruan Ciungwanara turut menyumbang satu medali perak.
Sabri menjelaskan, kejuaraan tersebut diikuti peserta dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Uzbekistan, Kyrgyzstan, hingga Amerika Serikat. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa atlet muda UMRAH mampu bersaing di level internasional.
“Ini menunjukkan bahwa atlet-atlet kita punya kualitas untuk bersaing di tingkat dunia,” katanya.
Meski mencatatkan hasil membanggakan, Sabri mengakui perjalanan tim menuju kejuaraan tidak sepenuhnya mudah. Keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam keberangkatan atlet.
“Karena keterbatasan dana, keberangkatan hanya mengandalkan anggaran UKM yang belum mampu menampung seluruh kebutuhan atlet. Sebagian atlet bahkan harus menggunakan biaya pribadi,” ungkapnya.
Ia juga menyebut apresiasi dari kampus terhadap atlet berprestasi biasanya tidak diberikan secara langsung usai kejuaraan, melainkan melalui program pembinaan pada akhir tahun.
Sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih atas dukungan kampus, para atlet UKM Pencak Silat UMRAH juga menyerahkan cendera mata kepada pihak universitas dalam sebuah pertemuan.
UKM Pencak Silat UMRAH sendiri telah berdiri sejak 2011 dan terus konsisten mencetak atlet berprestasi di berbagai ajang, di bawah pembinaan Sabri yang juga merupakan pendiri UKM tersebut.
Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof Agung Dhamar Syakti menyampaikan apresiasi atas capaian para atlet yang telah mengharumkan nama kampus. Ia menegaskan dukungan akan terus diberikan untuk pengembangan prestasi mahasiswa.
“Kami berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras rekan-rekan UKM Pencak Silat. InsyaAllah setelah hasil yang membanggakan ini, kami akan membantu satu set matras untuk menunjang latihan. Jangan patah semangat dan terus berjuang,” ujar Agung saat menerima cendera mata dari perwakilan UKM, Selasa (2/6/2026).
Prestasi dua medali emas tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika UMRAH. Di tengah keterbatasan fasilitas dan dukungan anggaran, para atlet dinilai mampu membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi tetap dapat mengantarkan pada prestasi di level internasional.
(Kev)




Tinggalkan Balasan