TANJUNGPINANG – Di tengah upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, pembangunan Jembatan Beton Garuda di Sungai Kongsi, Kabupaten Bintan, terus dikawal agar berjalan sesuai rencana. Progres pembangunan tersebut menjadi perhatian Kodim 0315/Tanjungpinang untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan kualitas yang baik dan selesai sesuai target waktu.

Peninjauan langsung dilakukan Komandan Kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, di lokasi pembangunan Jembatan Beton Garuda, Sungai Kongsi, Kampung Lome, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (7/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi Danramil 01/Kota Kapten Inf Adi Boy dan Danramil 02/Bintim Kapten Inf Maswendra. Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pembangunan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai standar kualitas dan jadwal yang telah ditetapkan.

Selain mengecek progres fisik jembatan, Kolonel Inf Abdul Hamid juga memberikan arahan kepada personel Satgas Jembatan Garuda agar tetap menjaga semangat pengabdian, disiplin kerja, serta mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan pembangunan.

Jembatan Beton Garuda merupakan bagian dari Program Nasional pembangunan infrastruktur yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh Satgas Jembatan Garuda di bawah pimpinan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Program tersebut bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dan kawasan yang membutuhkan peningkatan akses, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat lebih lancar, serta pemerataan pembangunan dapat terus didorong.

Dandim 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, mengatakan pembangunan Jembatan Beton Garuda menjadi salah satu bentuk kehadiran negara melalui TNI Angkatan Darat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen mengawal pelaksanaan pembangunan Jembatan Beton Garuda agar selesai tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan. Jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan mobilitas warga,” ujar Abdul.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan jembatan tersebut membutuhkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu mendukung penyelesaian pembangunan sesuai target serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ia berharap pembangunan Jembatan Beton Garuda Sungai Kongsi dapat menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Bintan maupun wilayah Kepulauan Riau secara keseluruhan.

(Kev)