BINTAN – Ceceran solar yang mengotori ruas jalan membuat sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh setelah melintas di jalur yang licin. Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian warga setelah kondisi jalan yang dipenuhi tumpahan minyak beredar di media sosial.
Tumpahan solar terjadi di Jalan Trikora, tepatnya di depan Hotel Awandari, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (8/7/2026) pagi.
Ceceran minyak tersebut membentang sepanjang sekitar satu kilometer dan menyebabkan sejumlah pengendara kehilangan kendali saat melintas.
Salah seorang pengendara, Abi, mengaku melihat beberapa pengendara terjatuh saat melintas di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia mengatakan kondisi jalan yang licin membuat sejumlah pengendara kesulitan mengendalikan kendaraan, terutama saat berada di tikungan.
“Saya lewat tadi ada tiga orang yang jatuh. Untung saya pelan, kalau tidak mungkin ikut terjatuh juga,” ujar Abi.
Menurut Abi, jumlah pengendara yang terjatuh diperkirakan mencapai enam orang. Beberapa korban mengalami luka ringan hingga bagian tubuhnya berdarah, sementara kendaraan mereka mengalami kerusakan ringan akibat terjatuh.
“Lokasinya berada di tikungan, jadi banyak pengendara yang kaget. Saat mengerem mendadak karena jalan licin, mereka langsung terpeleset,” katanya.
Ia menambahkan, tumpahan solar terlihat cukup banyak dan menyebar di badan jalan. Sejumlah korban sempat mendapat pertolongan warga, sementara beberapa lainnya dilarikan ke Puskesmas Kawal untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Unit Damkar Toapaya, Makmur, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan dari staf Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bintan sekitar pukul 09.30 WIB.
“Lima menit setelah menerima laporan, tim langsung tiba di lokasi dan melakukan pembersihan,” kata Makmur.
Makmur menjelaskan, tumpahan solar tersebut membentang sepanjang kurang lebih satu kilometer dengan kondisi paling parah berada di depan Hotel Awandari. Pembersihan dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
Sebanyak tujuh personel Damkar diterjunkan untuk menangani tumpahan solar tersebut. Dalam proses pembersihan, petugas juga dibantu personel Polsek Gunung Kijang untuk mengamankan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
“Sekitar pukul 10.31 WIB, proses pembersihan selesai dan kondisi jalan kembali aman dilalui kendaraan,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, arus lalu lintas kembali berjalan normal setelah proses pembersihan selesai. Sejumlah dedaunan masih terlihat diletakkan di beberapa titik sebagai penanda agar pengendara mengurangi kecepatan saat melintas.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, beberapa pengendara mengalami luka ringan dan kendaraan mengalami kerusakan ringan akibat terjatuh di jalan yang licin.
Hingga kini, sumber tumpahan solar masih belum diketahui. Dugaan sementara, ceceran minyak berasal dari kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang maupun kendaraan pengangkut bahan bakar, diimbau memastikan kondisi kendaraan dan tangki muatan dalam keadaan aman untuk mencegah kebocoran yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
(Kev)




Tinggalkan Balasan