Tanjungpinang – Stabilitas pangan, keamanan wilayah, hingga penataan RT/RW menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Rakor tersebut dipimpin langsung Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026).

Dalam arahannya, Lis menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur Forkopimda untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian perayaan Iduladha, mulai dari malam takbiran hingga pelaksanaan Salat Id.

“Sinergi seluruh unsur Forkopimda sangat penting untuk memastikan situasi daerah tetap aman dan kondusif selama rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha. Mulai dari malam takbiran, pelaksanaan Salat Iduladha, hingga kegiatan masyarakat lainnya harus kita antisipasi bersama agar berjalan tertib, lancar, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Lis.

Selain membahas pengamanan, rakor juga menyoroti kondisi ketersediaan bahan pokok di Kota Tanjungpinang. Berdasarkan pemaparan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) serta Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3), stok sembilan bahan pokok dan daging sapi disebut masih dalam kondisi aman menjelang Iduladha.

“Dari hasil ekspos yang disampaikan Disdagin dan Dinas Pertanian menunjukkan kondisi yang cukup baik. Ketersediaan sembilan bahan pokok masih aman, begitu juga stok daging sapi menjelang Hari Raya Iduladha,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Lis juga menyinggung polemik penataan dan restrukturisasi RT/RW yang belakangan berkembang di tengah masyarakat. Ia menegaskan kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan regulasi yang berlaku dan bertujuan memperbaiki tata kelola pelayanan masyarakat.

“Penataan RT dan RW harus dipahami sebagai langkah restructuring governance atau penataan sistem tata kelola pelayanan masyarakat agar lebih efektif, tertib, dan merata,” ujarnya.

Menurut Lis, restrukturisasi RT/RW dilakukan untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih tertata, efektif, dan berkeadilan di tengah perkembangan wilayah Kota Tanjungpinang.

Ia berharap momentum Hari Raya Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat pengorbanan dalam membangun daerah.

“Semoga seluruh rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Tanjungpinang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat,” tutupnya.