Bintan – Minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan dan kawasan perkampungan di Kabupaten Bintan kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bintan. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai berpotensi mengganggu keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Bupati Bintan Roby Kurniawan di sela peninjauan sejumlah proyek fisik yang telah rampung dikerjakan, Kamis (14/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Roby turut melihat sejumlah titik jalan yang masih minim penerangan serta beberapa lampu jalan yang dilaporkan mengalami kerusakan.

Menurutnya, persoalan PJU menjadi salah satu aspirasi yang kerap disampaikan masyarakat, terutama di wilayah yang dinilai rawan saat malam hari akibat minim penerangan.

“Lampu jalan ini sangat penting karena menjadi salah satu penunjang keselamatan berkendara, terutama di daerah perkampungan dan ruas jalan yang minim penerangan,” ujar Roby.

Kondisi salah satu ruas jalan di Bintan yang masih minim penerangan. | Foto: Diskominfo Bintan.

Ia menegaskan Pemkab Bintan akan memprioritaskan perbaikan lampu jalan yang rusak sekaligus menambah titik penerangan baru di lokasi yang dianggap membutuhkan.

Komitmen penambahan anggaran PJU itu, kata Roby, sebelumnya juga telah disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian hasil reses DPRD beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keberadaan lampu jalan bukan hanya berkaitan dengan penerangan semata, tetapi juga menyangkut keselamatan, kenyamanan, hingga aktivitas masyarakat pada malam hari.

“Peningkatan fasilitas penerangan jalan akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.

Persoalan minimnya PJU sendiri selama ini masih menjadi keluhan di sejumlah wilayah Bintan, terutama pada ruas jalan perkampungan dan kawasan yang dinilai memiliki risiko kecelakaan maupun rawan kriminalitas saat malam hari.