Tanjungpinang – Persiapan pelaksanaan Pawai Takbir dan Salat Iduladha 1447 Hijriah mulai dimatangkan Pemerintah Kota Tanjungpinang, termasuk pengaturan rute pawai hingga skema pengamanan untuk mengantisipasi kemacetan dan gangguan selama kegiatan berlangsung.

Pembahasan itu dilakukan dalam rapat persiapan yang digelar di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (13/5/2026).

Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Tanjungpinang Tamrin Dahlan dan dihadiri Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Polresta Tanjungpinang, OPD terkait, camat, hingga lurah se-Kota Tanjungpinang.

Dalam rapat tersebut, Pemko Tanjungpinang mulai membahas perubahan rute pawai takbir menyusul adanya masukan masyarakat agar jalur pawai tidak terlalu panjang dan memicu kepadatan lalu lintas.

Salah satu opsi yang dibahas yakni mengalihkan rute menuju Terminal Sei Carang, Bintan Center, hingga depan Lotus Kilometer 9 tanpa melintasi Tugu Tangan Kilometer 12 seperti tahun sebelumnya.

“Masukan masyarakat ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Prinsipnya, rute akan disesuaikan agar tetap representatif, aman, dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” ujar Tamrin.

Selain rute, Pemko juga meminta pengamanan kegiatan diperketat, baik saat pawai takbir maupun pelaksanaan Salat Iduladha yang direncanakan digelar di Lapangan Pamedan dan Lapangan Dewa Ruci.

Tamrin meminta Dinas Perhubungan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara matang, sementara Satpol PP dan Polresta Tanjungpinang diminta memperkuat pengamanan terbuka maupun tertutup di seluruh titik kegiatan.

“Kami meminta pengaturan lalu lintas disiapkan secara matang sebelum pawai dimulai agar kegiatan berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

Satpol PP Kota Tanjungpinang menyatakan menyiapkan 50 personel untuk mendukung pengamanan dua agenda tersebut.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Tanjungpinang Irwan Yacub mengatakan sebanyak 34 personel akan ditempatkan di jalur pawai takbir, sementara 16 personel lainnya difokuskan untuk pengamanan Salat Iduladha di Lapangan Dewa Ruci.

“Kami siap mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan ini dengan pengamanan yang teliti dan seksama agar pelaksanaannya berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Irwan.

Sementara itu, Polresta Tanjungpinang juga memastikan pengamanan diperkuat dengan menurunkan total 80 personel yang akan disebar di titik kegiatan, jalur pawai, hingga pengamanan VIP dan tamu undangan.

Kabag Operasional Polresta Tanjungpinang Iwan mengatakan skema pengamanan tahun ini akan mengacu pada evaluasi pelaksanaan Idulfitri sebelumnya agar potensi hambatan dapat diminimalisir.

“Kami akan mempelajari temuan dan hambatan pada Idulfitri kemarin, sehingga untuk Iduladha ini pengamanan akan ditingkatkan agar lebih optimal,” ujarnya.

Selain pengamanan terbuka, Polresta Tanjungpinang juga menyiapkan pengamanan tertutup melalui unsur intelijen dan reskrim untuk mengantisipasi potensi gangguan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.