Batam – Tabrakan dua kapal kargo curah terjadi di jalur pelayaran padat Selat Philip dan membuat otoritas pelabuhan meningkatkan kesiagaan di kawasan tersebut.
Insiden itu terjadi tepatnya di jalur lalu lintas arah timur Selat Philip yang dikenal sebagai salah satu rute pelayaran tersibuk di kawasan, Rabu pagi (20/5/2026) sekitar pukul 06.28 waktu Singapura di koordinat 01°15.007’N 104°03.284’E.
Dua kapal yang terlibat yakni MV Cape XL berbendera Marshall Islands dan MV Huge Kumano berbendera Panama. Keduanya merupakan kapal jenis bulk carrier atau kargo curah yang biasa mengangkut komoditas dalam kapasitas besar.
Laporan sementara menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kondisi kerusakan kedua kapal hingga kini masih dalam pendataan otoritas terkait.
Pasca-tabrakan, MV Cape XL dilaporkan telah berlabuh di perairan Batu Ampar, Batam. Sementara MV Huge Kumano masih berada di sekitar lokasi kejadian di Selat Philip.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban serta Vessel Traffic Service (VTS) Batam guna memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.
Selain itu, kapal patroli juga disiagakan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kebutuhan bantuan darurat terhadap kapal yang mengalami kecelakaan.
Peringatan navigasi turut disampaikan kepada kapal-kapal lain yang melintas agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan pelayaran selama proses penanganan berlangsung.
Selat Philip sendiri merupakan salah satu jalur strategis internasional yang setiap harinya dilintasi kapal niaga, tanker, hingga kapal pengangkut komoditas dalam kapasitas besar.
Hingga berita ini diterbitkan, otoritas terkait masih melakukan pemantauan dan pendalaman guna mengetahui penyebab pasti tabrakan dua kapal tersebut.



Tinggalkan Balasan