Tanjungpinang – Sebanyak 22 hewan kurban disembelih di Rumah Tahanan Negara Kelas I Tanjungpinang pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Penyembelihan yang melibatkan petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) itu menjadi bagian dari pembinaan keagamaan sekaligus menanamkan nilai kebersamaan di lingkungan rutan.

Kegiatan pemotongan hewan kurban digelar di Rutan Kelas I Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026) pagi, seusai pelaksanaan Salat Iduladha di lingkungan rutan. Proses penyembelihan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dengan melibatkan panitia kurban dan perwakilan warga binaan yang telah ditunjuk.

Petugas dan warga binaan Rutan Kelas I Tanjungpinang melakukan pemotongan hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah | Foto Humas Rutan Kelas I

Pada Iduladha tahun ini, Rutan Kelas I Tanjungpinang menerima 10 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, mitra perbankan BRI dan BTN, PT Fajar Basthi, pegawai internal rutan, hingga keluarga warga binaan.

Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Alanta Imanuel Ketaren, mengatakan kegiatan kurban tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan ibadah, tetapi juga sarana pembinaan sosial dan keagamaan bagi warga binaan.

“Momentum Iduladha ini menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian, serta kebersamaan kepada seluruh warga binaan. Melalui kegiatan kurban, kami ingin membangun semangat berbagi dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan Rutan,” ujar Alanta.

Proses penyembelihan dilakukan oleh panitia kurban dengan melibatkan warga binaan yang memiliki keterampilan di bidang penyembelihan dan pengolahan daging di bawah pengawasan petugas rutan. Keterlibatan warga binaan disebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian dan pembentukan karakter positif.

Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban ditimbang, dikemas, dan didistribusikan kepada warga binaan, petugas rutan, mitra, serta masyarakat sekitar yang berhak menerima.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan aman. Momentum Iduladha itu diharapkan dapat memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, dan solidaritas sosial di lingkungan Rutan Kelas 0I Tanjungpinang.