Tanjungpinang – Luka serius di bagian kepala dialami seorang pemuda setelah diduga ditabrak sepeda motor saat sedang memarkirkan kendaraannya di depan konter 24 jam kawasan Kilometer 7 Tanjungpinang. Korban terkapar bersimbah darah usai dihantam dari arah belakang oleh pengendara lain.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di depan konter 24 jam yang berada di samping Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pusara Abadi, Jalan DI Panjaitan Kilometer 7, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (27/5/2026).
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, korban saat itu baru selesai berbelanja bersama rekannya sebelum berhenti dan memarkirkan sepeda motor di depan konter. Namun dari arah belakang, korban tiba-tiba ditabrak pengendara lain hingga terpental ke badan jalan.
“Korban tadi lagi parkir motor habis belanja sama temannya bertiga di konter. Tiba-tiba ditabrak dari belakang sama pengendara yang pakai tas samping,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Benturan keras membuat korban tergeletak di jalan dengan kondisi kepala mengalami luka cukup parah.
“Korban sampai tergeletak, kayak pecah kepala dia tadi,” katanya.
Warga menduga pengendara yang menabrak kurang fokus saat berkendara. Meski motor pelaku disebut terseret cukup jauh dari titik benturan, pengendara tersebut tidak mengalami luka serius.
“Kayaknya sambil main HP bawa motornya. Soalnya kalau lihat kondisi matanya tadi segar-segar aja. Saya heran juga yang nabrak enggak kenapa-kenapa, padahal motornya keplanting jauh,” ujarnya.
Di lokasi kejadian terlihat satu unit sepeda motor Honda Beat hitam keluaran terbaru bernomor polisi BP 2452 PM yang disebut sebagai kendaraan milik korban. Sementara kendaraan milik pengendara yang menabrak belum diketahui secara pasti karena lokasi kejadian sudah ramai dipadati warga.
“Itu motor korban yang Beat hitam. Kalau motor yang nabrak kurang tahu, tadi sudah ramai. Motor yang nabrak juga tadi sudah keseret jauh, kami lebih fokus nolong korban karena sudah terkapar,” ujarnya.
Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Warga menyebut pengendara yang menabrak juga diarahkan ikut menuju rumah sakit bersama rekan-rekan korban.




Tinggalkan Balasan